# Jarak tempuh dan odometer

Kemungkinan besar, cepat atau lambat Anda akan menghadapi masalah bahwa nilai odometer dan jarak tempuh yang Anda lihat dalam laporan di platform tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Mana yang lebih akurat? Odometer di mobil atau penghitung pada widget di akun Anda? Jarak antar kota yang dihitung dari peta atau data dari laporan perjalanan? Sayangnya, tidak ada jawaban pasti untuk pertanyaan ini. Ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan dan kasus-kasus spesifik yang harus ditangani. Artikel ini akan membantu Anda memahami lebih baik bagaimana sistem menghitung jarak.

Harap diperhatikan bahwa secara default, semua jarak yang Anda lihat di program dihitung berdasarkan data GPS yang diterima dari tracker. Jika Anda menggunakan tracker yang berkualitas tinggi dan dikonfigurasi dengan benar, maka data tersebut akan lebih akurat daripada sumber lainnya.

### Pembacaan odometer

Penghitung odometer dan jumlah panjang perjalanan dalam laporan adalah indikator berbeda yang dihitung menurut logika yang berbeda. Biasanya, keduanya tidak sama.

Odometer memperhitungkan secara mutlak semua titik GPS yang dikirim oleh perangkat. Jika mobil diparkir di area dengan sinyal GPS yang buruk, koordinat akan mulai melayang dan tracker akan mulai sedikit berpindah di peta di sekitar lokasi parkir. Platform kemungkinan besar akan memfilter data ini dan Anda tidak akan melihatnya dalam riwayat perjalanan Anda. Namun, data tersebut akan dihitung dalam penghitung odometer.

{% hint style="info" %}
Perangkat GPS modern memiliki pengaturan untuk membekukan koordinat saat parkir. Jika Anda mengonfigurasi fungsi ini dengan benar, maka hal itu akan meniadakan pergeseran koordinat.
{% endhint %}

Jika pembacaan odometer di platform lebih rendah daripada pembacaan odometer fisik di mobil, maka masalahnya kemungkinan besar ada pada pengaturan "Mode Pelacakan".

Jika tracker mengirimkan data secara tidak sering, sudut-sudut akan dipotong dan sebagian jarak tidak akan diperhitungkan, sehingga odometer virtual akan perlahan tertinggal dari pembacaan kendaraan.

Konfigurasikan tracker agar mengirimkan lokasi Anda sesering mungkin (termasuk kondisi sudut dan jarak) untuk meminimalkan kemungkinan dampak.

![](/files/8bba1a036f4db391704a7596a35b4dd8fa58871d)

{% hint style="info" %}
Selain itu, pembacaan odometer pada mobil juga tidak selalu 100% akurat. Pabrikan mengizinkan kesalahan hingga 10%, tetapi biasanya berfluktuasi di sekitar 5%. Umumnya ke arah atas.

Selain itu, ban yang aus dan velg nonstandar dapat memengaruhi, karena jarak tempuh dihitung dari kecepatan putaran roda.
{% endhint %}

Jika bagi Anda penting bahwa pembacaan di platform sesuai dengan data odometer fisik, Anda dapat menyiapkan koreksi otomatis.

Namun, pertama-tama, Anda perlu mengumpulkan beberapa statistik untuk memahami nilai penyesuaian yang harus ditetapkan. Kumpulkan data setidaknya untuk 200 kilometer dan hitung selisihnya dalam persentase.

1. Buka Manajemen Perangkat dan temukan widget Odometer.
2. Sesuaikan koreksi ke atas atau ke bawah, dan juga tentukan nilai saat ini.

Sekarang semua pembacaan akan dikoreksi secara otomatis sesuai dengan pengaturan Anda. Kemungkinan besar, selisih kecil masih akan terlihat, tetapi itu tidak akan kritis dan Anda cukup memeriksa data serta memperbarui penghitung setiap beberapa bulan.

![Jarak tempuh dan odometer](/files/c86617e03679344ecb15b45090d72f1b50a3d4c4)

{% hint style="info" %}
Jika tracker Anda terhubung ke mobil melalui bus CAN, maka Anda dapat menyiapkan sinkronisasi odometer di platform dengan odometer mobil yang sebenarnya. Cukup buat sensor CAN yang sesuai dan pilih sebagai sumber odometer di panel pengaturan. Perhatikan bahwa Anda masih perlu memasukkan jarak tempuh saat ini secara manual terlebih dahulu.
{% endhint %}

### Perjalanan dalam laporan

Seperti disebutkan di atas, laporan perjalanan berbeda dari pembacaan odometer. Jika Anda membuat laporan harian, jumlah panjang perjalanan mungkin berbeda.

Pertama-tama, karena yang diperhitungkan hanya perjalanan, bukan semua pergerakan. Misalnya, dengan pengaturan tertentu, platform mungkin tidak menyertakan penarikan dengan truk derek dalam laporan.

Namun, paling sering hal ini terjadi karena pengaturan "Deteksi parkir" yang tidak benar. Cara termudah untuk memeriksanya adalah dengan menampilkan semua perjalanan untuk hari tersebut di peta dan melihat apakah ada jeda besar di antaranya dan apakah setiap perjalanan merupakan kelanjutan dari perjalanan sebelumnya.

{% hint style="info" %}
Jika diperlukan, baca [Deteksi Parkir](https://app.gitbook.com/s/446mKak1zDrGv70ahuYZ/guide/devices-and-settings/location-and-movement/parking-detection-block) petunjuk untuk memperbaiki kemungkinan masalah.
{% endhint %}


---

# Agent Instructions: Querying This Documentation

If you need additional information that is not directly available in this page, you can query the documentation dynamically by asking a question.

Perform an HTTP GET request on the current page URL with the `ask` query parameter:

```
GET https://navixy.com/docs/expert-center/id/faq-and-troubleshooting/sensors/mileage-and-odometer.md?ask=<question>
```

The question should be specific, self-contained, and written in natural language.
The response will contain a direct answer to the question and relevant excerpts and sources from the documentation.

Use this mechanism when the answer is not explicitly present in the current page, you need clarification or additional context, or you want to retrieve related documentation sections.
